Tampilkan postingan dengan label umeno celfianty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umeno celfianty. Tampilkan semua postingan

About you

Jumat, 06 April 2012

Jesus is painter the most of exalted
Because He be present of you
I can't stop thinking about you
Because just only you 
Can be completed in my life




4 Potongan menjadi lebih Berkualitas

Rabu, 01 Februari 2012

Ketika pohon di pangkas menjadi baru, penampilan pohon itu menjadi tidak terlalu bagus. Begitu pula dengan hidup kita, Ketika Tuhan mulai memotong beberapa hal dalam hidup kita, penampilan kita juga akan terlihat tidak bagus. Mungkin yang di potong itu adalah : 

(1) hal-hal yang hanya melayani TUJUAN diri sendiri. 
(2) hal-hal yang menolak untuk BERBUAH. 
(3) hal hal yang menghalangi jalan menuju yang LEBIH BAIK.
(4) hal-hal yang TIDAK dipilihNya bagi kita.

Tuhan mengetahui hal-hal apa yang harus dipotong dari hidup kita (Yoh 15:2)
PERCAYALAH, potongan itu akan menjadikan hidup kita menuju kehidupan yang lebih berkualitas.




HATI YANG BERUBAH

Kamis, 24 November 2011

Seorang wanita yang meminta
konseling dari Dr. George W.
... Crane, seorang psikolog,
mengatakan bahwa ia
membenci suaminya dan berniat
menceraikannya.

"Aku ingin menyakitinya sekeras
mungkin", katanya tegas.

"Baiklah", kata Dr. Crane.
"Aku menasihati Anda untuk
mulai membanjirinya dengan
pujian. Ketika Anda mulai tak
tergantikan baginya, ketika ia
berpikir Anda mengashinya
dengan penuh pengabdian,
mulailah tindakan perceraian.
Itulah cara untuk menyakitinya".

Beberapa bulan kemudian, istri
itu kembali untuk melaporkan
bahwa semuanya telah berjalan
dengan baik. Ia telah melakukan
nasihat yang dianjurkan.

"Bagus" kata Dr. Crane.
"Sekarang tiba waktunya untuk
mengajukan perceraian".

"Perceraian??" jerit perempuan
itu terkejut. "Tidak. Aku sangat
mencintai suamiku!"

Taukah saudara, balas dendam terhadap seseorang menjadikan kita SAMA terhadap orang itu.
Hanya ada satu jawaban yang sangat luar biasa. bagi kita yang merasa tersakiti oleh seseorang , ialah MENGAMPUNI DAN MENGASIHINYA.
Walaupun berat, Tapi percayalah itu yang terbaik.

Imamat 19:18
"Janganlah engkau menuntut
balas, dan janganlah menaruh
dendam terhadap orang-orang
sebangsamu, melainkan
kasihilah sesamamu manusia
seperti dirimu sendiri.."

4 ORANG ANAK

Jumat, 14 Oktober 2011

Suatu hari seorang ayah
...
menyuruh anak-anaknya ke
hutan melihat sebuah pohon pir
di waktu yang berbeda.
Anak pertama disuruhnya pergi
pada musim DINGIN,
anak ke 2 pada musim SEMI,
anak ke 3 pada musim PANAS,
dan yang ke 4 pada musim
GUGUR.
Anak 1: pohon pir itu tampak
sangat jelek dan batangnya
bengkok.
Anak 2: pohon itu dipenuhi
kuncup-kuncup hijau yang
menjanjikan.
Anak 3: pohon itu dipenuhi
dengan bunga-bunga yg
menebarkan bau yang harum.
Anak 4: ia tidak setuju dengan
saudaranya, ia berkata bhw
pohon itu penuh dengan buah
yang matang dan ranum.
Kemudian sang ayah berkata
bahwa kalian semua benar,
hanya saja kalian melihat di
waktu yang berbeda.
Ayahnya berpesan: “Mulai
sekarang jangan pernah menilai
kehidupan hanya berdasarkan
satu masa yang sulit.”
Ketika kamu sedang mengalami
masa-masa sulit, segalanya
terlihat tidak menjanjikan,
banyak kegagalan dan
kekecewaan, jangan cepat
menyalahkan diri dan orang lain
bahkan berkata bahwa kamu
tidak mampu, bodoh dan
bernasib sial…
Ingatlah, kamu berharga di
mata TUHAN, tdk ada istilah
“nasib sial” bagi orang
percaya!
Kerjakan yang menjadi
bagianmu dan percayalah
TUHAN akan mengerjakan
bagian-Nya…
Jika kamu tidak bersabar ketika
berada di musim dingin, maka
kamu akan kehilangan musim
semi dan musim panas yang
menjanjikan harapan, dan kamu
tidak akan menuai hasil di
musim gugur.
“Kegelapan malam tidak
seterusnya bertahan, esok akan
datang fajar yang mengusir
kegelapan.”.
Bersama Tuhan selalu ada
pengharapan yang baru

Hujan Asam

Senin, 13 Juni 2011

HUJAN ASAM
http://www.bmg.go.id/share/Gambar_Foto/hujan%20asam.jpgHujan asam didefinisikan sebagai segala macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang. Istilah Hujan asam pertama kali diperkenalkan oleh Angus Smith ketika ia menulis tentang polusi industri di Inggris). Tetapi istilah hujan asam tidaklah tepat, yang benar adalah deposisi asam
Deposisi asam disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk surful dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman. Usaha untuk mengatasi hal ini saat ini sedang gencar dilaksanakan.
Deposisi asam ada dua jenis, yaitu deposisi kering dan deposisi basah. Deposisi kering ialah peristiwa terkenanya benda dan mahluk hidup oleh asam yang ada dalam udara. Ini dapat terjadi pada daerah perkotaan karena pencemaran udara akibat kendaraan maupun asap pabrik. Selain itu deposisi kering juga dapat terjadi di daerah perbukitan yang terkena angin yang membawa udara yang mengandung asam. Biasanya deposisi jenis ini terjadi dekat dari sumber pencemaran.

Deposisi basah ialah turunnya asam dalam bentuk hujan. Hal ini terjadi apabila asap di dalam udara larut di dalam butir-butir air di awan. Jika turun hujan dari awan tadi, maka air hujan yang turun bersifat asam. Deposisi asam dapat pula terjadi karena hujan turun melalui udara yang mengandung asam sehingga asam itu terlarut ke dalam air hujan dan turun ke bumi. Asam itu tercuci atau wash out. Deposisi jenis ini dapat terjadi sangat jauh dari sumber pencemaran.
Hujan secara alami bersifat asam karena Karbon Dioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang.
Pada dasarnya Hujan asam disebabkan oleh 2 polutan udara, Sulfur Dioxide (SO2) dan nitrogen oxides (NOx) yang keduanya dihasilkan melalui pembakaran. Akan tetapi sekitar 50% SO2 yang ada di atmosfer diseluruh dunia terjadi secara alami, misalnya dari letusan gunung berapi maupun kebakaran hutan secara alami. Sedangkan 50% lainnya berasal dari kegiatan manusia, misalnya akibat pembakaran bahan bakar fosil (BBF), peleburan logam dan pembangkit listrik. Minyak bumi mengadung belerang antara 0,1% sampai 3% dan batubara 0,4% sampai 5%. Waktu BBF di bakar, belerang tersebut beroksidasi menjadi belerang dioksida (SO2) dan lepas di udara. Oksida belerang itu selanjutnya berubah menjadi asam sulfat (Soemarwoto O, 1992).
Menurut Soemarwoto O (1992), 50% nitrogen oxides terdapat di atmosfer secara alami, dan 50% lagi juga terbentuk akibat kegiatan manusia, terutama akibat pembakaran BBF. Pembakaran BBF mengoksidasi 5-50% nitrogen dalam batubara ,40-50% nitrogen dalam minyak berat dan 100% nitrogen dalam mkinyak ringan dan gas.Makin tinggi suhu pembakaran, makin banyak Nox yang terbentuk.

Selain itu NOx juga berasal dari aktifitas jasad renik yang menggunakan senyawa organik yang mengandung N. Oksida N merupakan hasil samping aktifitas jasad renik itu. Di dalam tanah pupuk N yang tidak terserap tumbuhan juga mengalami kimi-fisik dan biologik sehingga menghasilkan N. Karena itu semakin banyak menggunakan pupuk N, makin tinggi pula produksi        oksida  tersebut.    

Senyawa SO2 dan NOx ini akan terkumpul di udara dan akan melakukan perjalanan ribuan kilometer di atsmosfer, disaat mereka bercampur dengan uap air akan membentuk zat asam sulphuric dan nitric. Disaat terjadinya curah hujan, kabut yang membawa partikel ini terjadilah hujam asam. Hujan asam juga dapat terbentuk melalui proses kimia dimana gas sulphur dioxide atau sulphur dan nitrogen mengendap pada logam serta mengering bersama debu atau partikel lainnya.

Elektron Valensi

Jumat, 20 Mei 2011

Elektron valensi adalah elektron yang berada pada orbital terluar dan elektron ini yang berperan untuk melakukan interaksi. Pada Gambar 2.21, tampak bahwa jumlah elektron valensi meningkat naik dari kiri kekanan, elektron valensi pada golongan IA adalah s1, meningkat pada golongan IIA menjadi s2, demikian pula pada golongan IIIA meningkat menjadi s2, p1, semakin kekanan jumlah elektron valensi bertambah. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa dalam tabel periodik, elektron valensi meningkat jumlahnya, karena unsur disusun berdasarkan kenaikan nomor atom yang mencerminkan jumlah elektron maupun jumlah proton. Sedangkan dalam satu golongan setiap unsur memiliki elektron valensi yang sama karena penggolongan unsur didasari atas kesamaan jumlah elektron valensi.

Terjemahan